September, 2014

Fokus pada Impian, Setia pada Proses, Bayar harga di Awal_ __Untukmu; Ayah, Ibu__ 090111/san

Jan 12, 2011

Analisis SWOT


 Analisis TOWS.. (dibalik). Yah, karena kita ingin berbeda. Ckckckkc.
Dan sebagian pakar pun mulai membalik huruf2 itu, jadi lebih membidik bagian eksternalnya. Sebelumnya, akan dijelaskan sekilas tentang analisis TOWS ini.
Threat, Opportunity, Weakness, Strength. Itu kepanjangannya. Ketika kita berbicara tentang analisis, tidak perlu khawatir. Walaupun kita bukan dari disiplin ilmu yang suka menganalisis, kita semua pasti bisa melakukan ‘kerja’ ini dengan sempurna, karena memang tidak ada standart baku untuk analisis yang satu ini. Yang penting kita mengerti arti dari eempat kata2 itu. (lihat di kamusJ).
Nah, ketika kita ingin menganalisis tentang diri kita sendiri, maka cukup jelaskan keempat kata itu berkaitan dengan diri kita, apakah itu terkait dengan rencana kita yang ingin go abroad, freedom in financial, health dll. Analisis ini juga sering digunakan oleh perusahaan2 untuk kemajuan dan perolehan profit yang maksimal. Itu sedikit gambaran tentang analisis ini.
Tapi kali ini kita tidak membahas keempat kata itu. Cukup 2 saja untuk sesi kali ini, insya Allah yang lain akan dibahas pada bahasan selanjutnya. (doakan saja)
Kali ini kita akan membandingkan antara Kekuatan Vs Kelemahan. Untuk memulai bahasan ini, saya akan memberikan sebuah contoh.
Alkisah, ada seorang sebut saja dengan A, anak SD kelas 4 yang baru saja menerima rapor. Dan betapa terkejutnya sang ibu ketika melihat ada angka yang ditulis dengan setengah tinta merah (ada ya?), pada bidang studi Matematika. Dan si ibu tersenyum dengan melihat angka 8 untuk bidang studi Melukis.
  1. Dengan penuh bijaksana, si ibu segera menghubungi rekan sekantornya yang memiliki anak yang sangat pintar di bidang Matematika dan memintanya untuk memberikan les pada anaknya..
  2. Dengan penuh bijaksini, si ibu segera menghubungi rekan sekantornya yang memiliki anak yang sangat pintar di bidang Melukis dan memintanya untuk memberikan les pada anaknya. Selesai.
  3.  
Apa kaitannya dengan kekuatan dan kelemahan?
Baik, jika saya tanya Anda, yang manakah yang akan Anda dahulukan, mengembangkan kekuatan atau mengurangi kelemahan? Tentu semua ingin keseimbangan, namun ‘berita buruk’nya keduanya tidak bisa dikerjakan bersamaan jika Anda ingin sukses. Artinya, harus ada yang kita prioritaskan.
Jika ditanya, saya akan lebih memilih untuk mengembangkan kekuatan yang saya miliki dibandingkan sibuk untuk menutupi kelemahan2 yang mungkin sebagian besar sudah menjadi ciri khas yang mungkin jika ingin dihilangkan butuh waktu yang cukup lama.
Ada sebuah konsep yang perlu kita ketahui,
  1. Ketika kita memilih untuk mengurangi kelemahan, artinya kita berusaha bergerak dari org di bawah rata2 menjadi orang rata2.
  2. Ketika kita memilih untuk mngembangkan kekuatan kita, artinya kita berusaha untuk bergerak dari orang rata2 menjadi orang di atas rata2.
Faham? Kita kembalikan ke contoh tadi, kekuatan yang dimiliki si anak adalah Melukis, dan kelemahannya adalah Matematika. Bayangkan, ketika si anak mendapat tambahan pelajaran Matematika, dengan ogah2an mengikutinya. Dan walaupun memang dia serius, namun karena minat dan kemampuan dia tidak di sana, akan sulit bagi si anak untuk bisa menandingi teman2nya yang meang jago dan minat di sana. Akhirnya, si anak akan tetap menjadi orang rata2, tidak ada prestasi yang bisa dibanggakan dari dirinya di bidang Matematika.
Bandingkan dengan ketika si anak mendapat tambahan pelajaran di bidang Melukis, kemampuan dasar yang dimilikinya dikembangkan. Wah tentu saja dia akan senang karena si ibu mengerti akan minat dan bakatnya di bidang apa. Akhirnya si anak akan memberikan prestasi yang luar biasa di bidang Melukis, dan dia menjadi orang diatas rata2.

Begitulah ilustrasinya. Jadi, melihat sesuatu dari cara pandang yang berbeda itu, perlu. Berbeda dari cara orang2 sebelumya itu, bagus. Mari lihat kekuatan kita dimana dan kembangkan itu! Daripada sibuk memikirkan kekurangan yang pastinya akan memperlambat percepatan pencapaian target2 yang kita miliki. Over all, kenali diri Anda!

0 komentar:

Post a Comment

 
Baca Juga:
Langganan
Get It